Maju Caleg Provinsi, Ketua DPRD Karanganyar Ingin Perjuangkan Kaum Marhaen

153 Views

kabarsolo.co (Karanganyar) — Pemilihan Legislatif 2019 nanti menjadi babak baru bagi Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto. Pasalnya, pria yang sudah dua kali kali periode menjadi Ketua DPRD Karanganyar itu maju dalam pemilihan DPRD Provinsi, dari daerah pemilihan (Dapil) IV Jawa Tengah.

Berbekal dari pengalamannya di tingkat daerah, politisi PDIP itu berusaha untuk mengangkat potensi yang ada di Bumi Intanpari. Dua potensi yang akan diangkat oleh Sumanto adalah bidang pertanian dan pariwisata. Dua hal itulah yang dinilainya belum tergarap maksimal. Ada persoalan tersendiri yang mengakibatkan pertanian dan pariwisata di Karanganyar menurutnya belum maksimal. Salah satunya tidak adanya wakil rakyat di tingkat provinsi yang berasal dari Karanganyar.

Simak : Partai Demokrat Karanganyar Kembangkan Ekraf Melalui Organisasi Kepemudaan

“Dulu pernah ada DPRD Provinsi dari Karanganyar, yakni periode 1999-2003. Tapi sejak itu, sudah tidak ada lagi,” kata Sumanto saat berbincang dengan awak media, Rabu (15/8/2018).

Dengan adanya wakil rakyat, imbuh dia, Karanganyar akan lebih tertata. Minimal, fungsi legislasi dan anggaran untuk memajukan Karanganyar dipastikan akan diprioritaskan. “Kalau ada wakil rakyatnya, jelas porsi anggaran untuk daerah asal pasti ada. Ini untuk bisa mendukung memajukan pertanian dan pariwisata,” lanjutnya.

Untuk bisa bersaing dengan calon legislatif lain di tiga daerah, yakni Karanganyar, Sragen dan Wonogiri diakui Sumanto tidak mudah. Dirinya pun berusaha menggali berbagai dukungan untuk bisa menjadi wakil rakyat di tingkat provinsi. Selain persoalan pertanian dan pariwisata, pria kelahiran Karanganyar 10 Juni 1968 itu menekankan di bidang buruh.

Simak : KPU Karanganyar Gelar Uji Publik DPS

Menurutnya, banyaknya pabrik di Karanganyar juga harus lebih diperhatikan. Sebab, kalangan buruh inilah yang juga kerap dikesampingkan berbagai aspek kebutuhan hidupnya. “Kalau segi Upah Minimal Kabupaten (UMK) memang sudah baik dibanding dengan daerah lain di Solo Raya. Tapi bagaimana jaminan hari tua mereka,” imbuhnya.

Berbagai aspek lain kaum buruh menurut dia harus juga diperhatikan. Tidak hanya upah, namun jaminan kesehatan dan pendidikan keluarga juga harus semakin diperhatikan. “Tugas wakil rakyat adalah bagaimana bisa menjadi sarana penyampai aspirasi rakyatnya. Termasuk kalangan rakyat kecil, karena tujuan untuk maju Pileg ditingkat provinsi ini untuk memperjuangkan kaum marhaen,” tandasnya. (Harun Alrosid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: